Etika Komunikasi Islam di Ruang Digital: Netnografi Respons Netizen terhadap Retorika Kritik atas Ajaran Menyimpang

Authors

  • Maghrisul Akhiroh Syam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Saskia Afridah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.15642/jki.2026.16.1.28-51

Keywords:

Virtual ethnography, Islamic communication ethics, social media, netizens’ responses, digital space

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons netizen terhadap retorika kritik ajaran menyimpang di ruang digital serta mengkaji pola komunikasi netizen berdasarkan perspektif komunikasi Islam. Penelitian difokuskan pada interaksi netizen dalam kolom komentar video YouTube yang membahas kritik terhadap ajaran yang dianggap menyimpang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual atau netnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital dan dokumentasi komentar netizen pada media sosial YouTube. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis isi untuk melihat bentuk respons, pola interaksi komunikasi, serta penerapan prinsip komunikasi Islam dalam ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons netizen didominasi oleh dukungan, penolakan, komunikasi argumentatif, serta konflik verbal yang dipengaruhi oleh faktor emosional dan identitas kelompok. Pola komunikasi netizen dalam ruang digital cenderung berlangsung secara spontan, terbuka, dan emosional sehingga memunculkan polarisasi opini publik pada isu keagamaan. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan prinsip komunikasi Islam seperti Qoulan Sadida, Qoulan Ma’rufa, Qoulan Layyina, dan Qoulan Karima masih belum optimal dalam interaksi digital netizen. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi ruang publik digital yang memperlihatkan dinamika komunikasi keagamaan sekaligus tantangan etika komunikasi Islam di era digital.

 

Kata Kunci: Etnografi Virtual, Komunikasi Islam, Media Sosial, Respons Netizen, Ruang Digital

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andini, R., & Saputra, M. (2022). Simbol digital dan ekspresi emosi pengguna media sosial. Jurnal Kajian Komunikasi, 10(1), 58–66.

Baym, N. K. (2015). Personal Connections in the Digital Age. Cambridge: Polity Press.

Campbell, H. (2013). Digital Religion: Understanding Religious Practice in New Media Worlds. New York: Routledge.

Castells, M. (2010). The Rise of the Network Society. Oxford: Wiley-Blackwell.

Fadillah, N., & Hakim, L. (2023). Identitas kolektif komunitas virtual dalam interaksi media sosial. Jurnal Sosioteknologi Digital, 5(2), 94–101.

Fauzi, M., & Rahman, A. (2023). Validitas informasi keagamaan dan perilaku pengguna media sosial. Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 14(2), 122–130.

Firdaus, M., & Wahyuni, S. (2023). Media sosial dan pembentukan opini publik dalam isu keagamaan di Indonesia. Jurnal Komunikasi Islam, 13(2), 112–118.

Fuadi, M. H. F., & Ramadhanita, F. F. (2025). Komodifikasi agama dalam era digital (studi etnografi virtual fenomena cek khodam di media sosial). Jurnal Komunikan, 4(1), 33–37.

Hefni., H. (2017). Komunikasi Islam. Jakarta: Prenadamedia Group.

Hidayat, A., & Malik, R. (2022). Agresivitas komunikasi netizen dalam ruang komentar media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 20(1), 88–94.

Hine, C. (2015). Ethnography for the Internet: Embedded, Embodied and Everyday. London: Bloomsbury Academic.

Iskandar, F. A., & Irawati, I. (2023). Penelitian etnografi virtual dalam mengkaji fenomena masyarakat informasi di media sosial: Tinjauan literatur sistematis. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 7(4), 681–684.

Kozinets, R. V. (2020). Netnography: The Essential Guide to Qualitative Social Media Research (3rd ed.). London: Sage Publications.

Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). California: Sage Publications.

Kusuma, A., & Ardiansyah, R. (2024). Eskalasi emosi dalam komunikasi digital pada isu sensitif keagamaan. Jurnal Media dan Masyarakat, 9(1), 132–140.

Lestari, D., & Kurniawan, F. (2023). Budaya komunikasi digital masyarakat virtual di media sosial. Jurnal Sosial Humaniora, 15(2), 140–148.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mubarok, H., & Azizah, N. (2024). Kesantunan komunikasi digital dalam interaksi netizen di media sosial. Jurnal Bahasa dan Komunikasi, 11(1), 88–96.

Nase, N., Holina, H., & Syah, Y. H. H. (2025). Phenomenon of digital da’wah: Analysis of religious moderation and the ethics of da’wah communication on social media. Jurnal Ilmu Dakwah, 45(2), 233–236.

Papacharissi, Z. (2010). A Private Sphere: Democracy in a Digital Age. Cambridge: Polity Press.

Prasetyo, D., & Amelia, S. (2023). Pola komunikasi interaktif masyarakat digital di media sosial. Jurnal Komunikasi Kontemporer, 7(2), 77–84.

Putri, V., & Maulana, I. (2024). Polarisasi opini publik dalam komunikasi agama di media sosial. Jurnal Studi Sosial Digital, 6(2), 170–178.

Rahmawati, N., & Siregar, H. (2024). Polarisasi opini publik pada isu agama di media digital. Jurnal Dakwah dan Media, 8(1), 201–209.

Safitri, A., & Nugroho, D. (2024). Respons netizen terhadap konten keagamaan kontroversial di YouTube. Jurnal Studi Media dan Komunikasi, 6(1), 55–63.

Salsabila, R., & Hidayat, T. (2022). Etika komunikasi Islam dalam media sosial pada generasi digital. Jurnal Dakwah Kontemporer, 4(2), 144–151.

Walther, J. B. (2011). Theories of computer-mediated communication and interpersonal relations. (4th Ed. (ed.)). California: Sage Publications.

Zahra, F., & K. (2024). Penguatan nilai komunikasi Islam dalam budaya media digital. Jurnal Studi Islam dan Media, 9(2), 201–210.

Downloads

Published

2026-08-10

How to Cite

Syam, M. A. ., & Afridah, S. . (2026). Etika Komunikasi Islam di Ruang Digital: Netnografi Respons Netizen terhadap Retorika Kritik atas Ajaran Menyimpang. Jurnal Komunikasi Islam, 16(1), 28–51. https://doi.org/10.15642/jki.2026.16.1.28-51

Issue

Section

Articles