Transformasi Peran Konselor BKI dalam Membangun Ekosistem Pesantren Ramah Inklusi dan Anti-Kekerasan: Integrasi Konseling Humanistik dan Wacana Islam Progresif.

Authors

  • Ibnu Rafid Shafiyudin
  • Fatkhiyya Nur Haqiqi Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.29080/jbki.2025.15.1.31-44

Keywords:

Humanistic Counseling, Progressive Islam, Inclusion, Anti-Violence

Abstract

The phenomenon of violence in educational institutions, including Islamic boarding schools (pesantren), remains a serious issue that threatens human dignity and the quality of education. This study aims to explore the strategic role of Islamic Guidance and Counseling (BKI) counselors in building inclusive and violence-free pesantren through the integration of humanistic counseling and progressive Islamic values. Using a qualitative library research approach, this study constructs a conceptual framework that combines Carl Rogers’ humanistic principles empathy, unconditional positive regard, and congruence with progressive Islamic theology that emphasizes justice, equality, and liberation from discrimination. The findings reveal that BKI counselors are not only problem solvers at the individual level but also cultural change agents who are capable of challenging hierarchical relations and structural violence in pesantren. The integration of humanistic counseling with progressive Islam provides space for a more humane, egalitarian, and contextual education, while simultaneously strengthening the child-friendly pesantren movement. This study contributes theoretically to the development of a transformative Islamic counseling framework and practically provides a foundation for pesantren administrators in designing fair and anti-violence policies.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Hasan Agus R. (2020). Revitalisasi peran konselor dalam kinerja bimbingan konseling di Pesantren Nurul Jadid. At-Tuhfah, 9(1), 1–13. https://doi.org/10.36840/jurnalstudikeislaman.v9i1.281

Ainur Rosyidah. (2025). Upaya Kementerian Agama dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan seksual di pondok pesantren Kabupaten Situbondo. Jurnal Studi Pesantren, 5(1), 87–105. https://doi.org/10.35897/studipesantren.v5i1.1576

Akhmad Sugianto, Qomariah, M. S., & Alisha, A. N. (2023). Peran guru bimbingan dan konseling dalam analisis profil gaya belajar siswa sebagai need assessment pembelajaran berdiferensiasi. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(3), 520–531. https://doi.org/10.31316/gcouns.v7i03.4696

Amrullah, M., & Hikmah, K. (2019). Pendidikan ramah anak dalam standar nasional pendidikan Indonesia. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 8(1), 1–7. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v8i1.1883

Arifin, S., Yohandi, & As’ad. (2025). Konseling berbasis pesantren untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis santriwati baru. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 21(2), 146–164. https://doi.org/10.14421/hisbah.2024.212-09

Busyro, Alwana, H. A., Arsal, Shafra, & Basir, G. (2022). Implementasi Islam progresif pada Permendikbud Ristek No. 30 Tahun 2021 dalam kajian filsafat hukum Islam. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 16(1), 149–164. https://doi.org/10.24090/mnh.v16i1.6321

Dhofier, Z. (1982). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai. LP3ES.

Eko Sujadi. (2018). Kode etik konseling serta permasalahan dalam penerapannya. Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 14, 69–77. https://doi.org/10.33559/eoj.v3i4.799

Emilda, E. (2022). Bullying di pesantren: Jenis, bentuk, faktor, dan upaya pencegahannya. Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 5(2), 198–207. https://doi.org/10.32923/kjmp.v5i2.2751

Fadhilah, A. N., & Munjin. (2022). Kekerasan dalam pendidikan di sekolah: Bentuk, sebab, dampak, dan solusi. Jurnal Kependidikan, 10(2), 325–344. https://doi.org/10.24090/jk.v10i2.8209

Fadilah, L., & Hamami, T. (2021). Kepemimpinan transformasional dalam pendidikan Islam. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4186–4197. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1381

Hanif, M., Mukroji, Suwito, H., Mubaroq, A. C., & Dharin, A. (2024). Pesantren resistance to Indonesia’s national curriculum to defend its curriculum model. Revista de Gestao Social e Ambiental, 18(7), 1–32. https://doi.org/10.24857/rgsa.v18n7-049

Hidayat, R. (2021). Implementasi model integrasi bimbingan dan konseling dalam pendidikan. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 9(1), 56. https://doi.org/10.29210/145500

Ibda, H., Wijanarko, A. G., Hilmi, M. N., Mabruroh, S. S., Anzakhi, A., & Fadhilah, T. D. (2024). Inclusive education based on gender equality, disability, and social inclusion (GEDSI). Pegem Journal of Education and Instruction, 14(3), 276–286. https://doi.org/10.47750/pegegog.14.03.26

Ikromussalam, S. H. (2023). Analisis kebijakan pemerintah tentang pesantren ramah anak. Fahima, 2(1), 13–24. https://doi.org/10.54622/fahima.v2i01.91

Jannah, S., & Nafizah, Z. (2023). Konseling eksistensial humanistik: Upaya kuratif menangani self. Hudan Lin-Naas, 4(1), 33–46.

Johan, B., et al. (2024). Metode konseling kelompok dalam menumbuhkan karakter Islam pada remaja. JPPI, 4(3), 1127–1135. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i3.578

Maslow, A. (1993). Motivation and personality (2nd ed.). PT Midas Surya Grafindo.

Rogers, C. R. (1961). On becoming a person: A therapist’s view of psychotherapy. Houghton Mifflin.

Wohlin, C., Mendes, E., Felizardo, K. R., & Kalinowski, M. (2020). Guidelines for updating systematic literature reviews. Information and Software Technology, 127, 106366. https://doi.org/10.1016/j.infsof.2020.106366

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

2025-06-29

How to Cite

Shafiyudin , I. R. ., & Haqiqi , F. N. (2025). Transformasi Peran Konselor BKI dalam Membangun Ekosistem Pesantren Ramah Inklusi dan Anti-Kekerasan: Integrasi Konseling Humanistik dan Wacana Islam Progresif. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 15(1), 31–44. https://doi.org/10.29080/jbki.2025.15.1.31-44

Issue

Section

Articles