Woro Aman: Tindakan Sosial Warga Desa Luworo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun dalam Masa Pandemi Covid-19

Authors

  • Budiasih Meyta Maulidah UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.15642/jicd.2022.2.2.40-55

Keywords:

Jamaah Baiturrahman, covid19, modal sosial

Abstract

Masyarakat mulai terbiasa dengan kondisi pandemi covid-19 karena pemerintah telah membuat kebijakan dengan mengikuti standar kesehatan. Kebijakan pemerintah merujuk pada standar kesehatan WHO (World Health Organization) atau organisasi kesehatan dunia diantaranya mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan selalu siap menggunakan handsanitizer. Standar kesehatan ini dilakukan dan dipatuhi oleh masyarakat termasuk jamaah muslim di masjid Baiturrahman. Sosio-religi jamaah Baiturrahman memberikan inspirasi dalam merespon masa pandemic covid-19. Salah satu upaya pengurus jamaah Baiturrahman adalah reaksi cepat terhadap jamaah yang dicurigai terpapar covid-19. Problem akademik yang ditemukan adalah tindakan sosial keagamaan jamaah Baiturrahman dalam merespon pandemic covid-19 dan reaksi masyarakat ketika dinyatakan terpapar covid-19. Tujuannya menemukan berbagai tindakan sosial masyarakat dalam merespon pandemic covid-19 dan perubahan sikap yang dialami bagi yang terpapar maupun empati masyarakat. Metode observasi dan wawancara menjadi instrumen penting untuk menemukan tindakan sosial keagamaan jamaah Baiturrahman. Teori Talcott Parsons menjadi pisau analisis untuk menemukan tujuan dan cara-cara yang tepat dalam menyikapi masa pandemic covid-19. Temuan penelitian bahwa aktor yang berperan di masjid Baiturrahman memiliki keamanan khusus untuk menjaga jamaahnya dari paparan covid-19. Respon masyarakat terhadap jamaah yang terpapar covid-19 mendapatkan perhatian dan layanan eksklusif dari masyarakat sekitar. Gerakan peduli covid-19 dengan jargon ‘Woro Aman’ menjadi icon masyarakat. Saling peduli dan menjaga kesehatan menjadi perhatian khusus masyarakat.

People are getting used conditions of Covid-19 pandemic because government has made policies following health standards. Government policies refer to WHO (world health organization) health standards or world health organizations including; wash hands with soap, keep distance and always ready use a hand sanitizer. This health standard is carried out and complied with community, including Muslim worshipers at Baiturrahman mosque. Socio-religious congregation of Baiturrahman congregation provided inspiration in responding to Covid-19 pandemic. One efforts of management the Baiturrahman congregation a quick reaction to congregations suspected of being exposed to Covid-19. The academic problems found were the social and religious actions of Baiturrahman congregation in responding to the Covid-19 pandemic and reaction of community when they were declared exposed to Covid-19. The find various community social actions in response to Covid-19 pandemic and changes in attitudes experienced by those who are exposed and empathize with community. Observation and interview methods are important instruments for discovering social and religious actions of Baiturrahman congregation. Talcott Parsons' theory has become a tool for analysis to find goals and appropriate ways to respond to Covid-19 pandemic. The research findings show that actors who play a role in Baiturrahman mosque have special security to protect their congregation from exposure to Covid-19. The community's response to pilgrims who are exposed to Covid-19 gets exclusive attention and services from the surrounding community. Covid-19 care movement with the jargon 'Woro Aman' has become a community icon. Caring for each other and maintaining health is special concern of community.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrianti. (2020). Pengaruh Pendidikan Ekonomi Keluarga, Teman Pergaulan Terhadap Literasi Ekonomi Mahasiswa Universitas Jambi. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial 1, 2, 88–400.

Ansori, Al Muhammad. (2018). Peran Solidaritas Sosial Terhadap Resiliensi Komunitas dalam Menghadapi Bencana. Studi Pustaka. (n.d.), 6 (2).

Apriono, Djoko. (2013). Pembelajaran Kolaboratif: Suatu Landasan untuk Membangun

Kebersamaan dan Keterampilan. Dikus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah. 17 (1), 92-304.

Asdar, Muhammad. (2020). Strategi Dakwah Di Era New Normal. OSF Preprints.

Bohmer, Richard, Jenny Shand, Dominique Allwood, Andrew Wragg, & James Mountford.

“Learning Systems: Managing Uncertainty in the New Normal of Covid-19.”

Boulos, Maged N. Kamel & Estella M. Geraghty. (2020). Geographical Tracking and Mapping of Coronavirus Disease Covid-19/Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARSCoV-2) Epidemic and Associated Events Around the World: How 21st Century GIS Technologies are Supporting the Global Fight Against Outbreaks and Epidemics. International Journal of Health Geographics. 19 (8).

Chinese Center for Disease Control and Prevention (CCDC). (2020). The Epidemiological

Characteristics of an Outbreak of 2019 Novel Coronavirus Diseases (Covid-19)–China.

Dijkstra, Klass. (1995). Life and Loyality: A Study in the Socio-Religious Culture of Syria and Mesopotamia in the Graeco-Roman Periode Based on Epigraphical Evidence. Leiden, New York Koln: E.J. Brill.

Enifika, Rezki Dwi, Yohanes Bahari, and Izhar Salim. (2020).Relasi Sosial Asosiatif dalam

Kelompok Tani Dewi Ratih Kecamatan Mempawah Hilir Kelurahan Terusan. Jurnal

Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 7 (9).

Galang Surya Gumilang. (2016). Metode Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling. Jurnal Fokus Konseling, 2 (2), 144-159.

Galeotti, C., & Bayry, J. (2020). Autoimmune and Inflammatory Diseases Following Covid-19. Nature Reviews Rheumatology, 16 (8), 413–414.

Ghofur, Abdul & Subahri, Bambang. (2020). Konstruksi Sosial Keagamaan Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19. Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 6 (2).

Hadiwardoyo, Wibowo. (2020). Kerugian Ekonomi Nasional Akibat Pandemi Covid-19. Baskara: Jurnal of Business and Enterpreneurship, 2 (2), 83-92.

Hadori, Mohamat. (2014). Perilaku Prososial (Prosocial Behavior); Telaah Konseptual Tentang Altruisme (Altruism) Dalam Perspektif Psikologi. Lisan Al-Hal: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 8(1), 7-18.

Hanitzsch, Thomas. (2001). Teori Sistem Sosial dan Paradigma Konstruktivisme: Tantangan Keilmuan Jurnalistik di Era Informasi. Mediator: Jurnal Komunikasi, 2 (2), 217-229.

Ilpaj, Salma Matla & Nunung Nurwati. (2020). Analisis Pengaruh Tingkat Kematian Akibat Covid-19 Terhadap Kesehatan Mental Masyarakat di Indonesia. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 3 (1), 16-28.

Irawan, Doddy et al. (2020). Edukasi Protokol Kesehatan dan Strategi Pemasaran Online Melalui Prograam Kemitraan Masyarakat di Era Pandemi Covid-19. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4 (4), 655–662.

Ja‘far. (2020). Tarekat dan Gerakan Sosial Keagamaan Shaykh Hasan Maksum. Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, 5 (2), 269-293.

Kau, A. Murhima. “Empati dan Perilaku Prososial pada Anak.” Jurnal Inovasi Vol 7, No.3, (September 2010): 1-5.

Khoiri, Ach. (2029). Moderasi Islam dan Akulturasi Budaya; Revitalisasi Kemajuan Peradaban Islam Nusantara. Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam, 1-17.

Kinten Aulia. (2020). Meningkatkan Kesadaran Masyarakat untuk Memperhatikan Prokes (Protokol Kesehatan) dalam Beraktivitas di Era Neno (New Normal) dengan Media PEPC (Poster Edukasi Pencegahan Covid-19) melalui Media Wafagram (WA, Facebook, dan Instagram) di Kampung Padang Laban, Nagari Pasia Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan. OSF Preprints.

Lukit, Johan Indra. (2020). Tinjauan Antivirus untuk Terapi Covid-19. CDK: Cermin Dunia

Kedokteran, 47 (7).

Muna, Arinal Afrida. (2020). Ekspresi Keberagamaan Selebriti Hijrah: Sebuah Bentuk

‘Accomodating Protest’ Dan Ekonomi-Politik Dari ‘Public Piety. Jurnal Kajian Islam

Interdisipliner, 5 (1).

Mushodiq, Muhamad Agus and Imron Ali. (2020). Peran Majelis Ulama Indonesia Dalam Mitigasi Pandemi Covid-19 (Tinjauan Tindakan Sosial Dan Dominasi Kekuasaan Max Weber).

Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar’i, 7 (5), 455–472.

Nashihin, Husna and Puteri Anggita Dewi. (2020). Tradisi Islam Nusantara Perspektif

Pendidikan Multikultural. Jurnal Islam Nusantara, 3 (2), 417–438.

Panjaitan, Cristin Sinta and Agustinus Dewantara. (2019). Gotong Royong Sebagai Prinsip

Masyarakat Indonesia Untuk Menanggapi Konflik Multikulturalisme. OSF Preprints.

Sa’adah, Miftahus Fibriana & Imas Kania Rahman. (2015). Konsep Bimbingan dan Konseling Cognitif Behavior Therapy (CBT) dengan Pendekatan Islam untuk Meningkatkan Sikap Altruisme Siswa. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 12 (2), 49-59.

Sari, Deanita. (2020). Fenomene Ekonomi dan Perdagangan Indonesia di Masa Pandemi Corona Virus Disaesa-19 (Covid-19). Aktiva: Jurnal Ankuntansi & Investasi, 5 (1), 81-93.

Sciulli, David & Dean Gerstein. (1986). Social Theory and Talcott Parsons in the 1980. Annual Reviews of Sociology, (11), 369-387.

Sri Hartati, Novi Ayu Kristiana Dewi, Dwi Puastuti, Muhamad Muslihudin, Nofiko Setio Budi. (2017). Sistem Aplikasi Educhat STMIK Pringsewu Berbasis Android Sebagai Media Komunikasi dan Informasi. Jurnal Nasional: Tekhnologi dan Sistem Informasi, 3 (1), 143-152.

Seah, Ivan & Rupesh Agrawal. (2020). Can the Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Affect the Eyes? A Review of Coronaviruses and Ocular Implications in Humans and Animals. Journal Ocular Immunology and Inflammation, 28 (3), 391-395.

Setiyani, Wiwik. (2020). The Exerted Authority of Kiai Kampung in the Social Construction of Local Islam. Journal of Indonesian Islam, 14 (1), 51-76.

Setiyani, Wiwik. (2017). Understanding the Urban Individual Action in Surabaya through the Lenses of Dialectic Bisociative Approach: Al Zahra Community as a Case Study. (Presented at the Proceeding of the International Cobference on Muslim society and thought, Surabaya – Indonesia), 475–490.

Silalahi, Ulber. (2008). Rekonsiliasi Sosial: Satu Kerangka Analisis dari Teori Konsensus. Jurnal Administrasi Publik, 5 (2), 193-208.

Tapung, M., Regus, M., Payong, M., Rahmat, S., & Jelahu, F. (2020). Bantuan Sosial dan

Pendidikan Kesehatan Bagi Masyarakat Pesisir Yang Terdampak Sosial-Ekonomi Selama

Patogenesis Covid-19 di Manggarai. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 16 (1), 12-26.

Telaumbanua, Dalinama. (2020). Urgensi Pembentukan Aturan Terkait Pencegahan Covid-19 di Indonesia. Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 12 (1), 59-70.

Vivian, Vivian and Riris Loisa. (2019). Interaksi Sosial dan Komunikasi Antar Etnik di Tempat Kerja. Studi Kasus interaksi Etnik Tionghoa dan Melayu di PT. Permata Topaz Khatulistiwa Pontianak, 3 (1), 268–273.

Wahab, Abdul. (2014). Manajemen Konflik Keagamaan (Analisis Latar Beakang Konflik

Keagamaan Aktual). Jakarta: Elex Media Komputindo.

Wahyuni, Indri, Sutarno dan Rully Andika. (2020). Hubungan Tingkat Religiusitas dengan

Tingkat Kecemasan Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 13 (2), 131-144.

World Health Organization. WHO Health Emergency Dashboard.

Yunus N. R. & Annissa Rezki. (2020). Kebijakan Pemberlakuan Lockdown Sebagai Antisipasi Penyebaran Corona Virus Covid-19. Salam; Jurnal Sosial & Budaya Syar’i, 7 (3), 227-238.

Downloads

Published

05-09-2022

Issue

Section

Articles