Pendekatan Partisipatif dalam Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Kebun Gizi

Authors

  • Wanda Izzah Novita Sari UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Yusria Ningsih UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Tantan Hermansah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.15642/jicd.2025.5.2.31-45

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan kader Posyandu melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai kebun gizi dengan metode Asset Based Community Development (ABCD). Latar belakang penelitian adalah pentingnya penguatan kapasitas kader dalam memanfaatkan potensi lokal untuk pemenuhan gizi keluarga dan ketahanan pangan. Penelitian ini dilakukan di Dusun Kaliboto, dengan sasaran kader Posyandu yang terlibat dalam pengelolaan kebun gizi. Pendekatan ABCD dilaksanakan melalui enam tahap: inkulturasi, discovery, dream, design, define, dan destiny. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan Focus Group Discussion. Hasil menunjukkan bahwa penerapan ABCD berhasil menggali aset komunitas, meningkatkan keterlibatan kader dalam seluruh proses, serta menghasilkan kebun gizi yang dikelola secara kolektif dan berkelanjutan. Kebun gizi ini berkontribusi pada peningkatan ketersediaan pangan bergizi di tingkat rumah tangga sekaligus memperkuat peran kader Posyandu sebagai agen perubahan. Rekomendasi penelitian adalah perlunya dukungan kebijakan desa dan penguatan jejaring kemitraan agar model pemberdayaan berbasis aset ini dapat direplikasi di wilayah lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Boyle, D. (2013). The barriers to choice review: How are people using choice in public services? Cabinet Office.

Cunningham, G., & Mathie, A. (2002). Asset-based community development: An overview. Coady International Institute.

Depkes RI. (2019). Pedoman pelaksanaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

FAO. (2013). The state of food and agriculture: Food systems for better nutrition. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Green, G. P., & Haines, A. (2016). Asset Building & Community Development (4th ed.). SAGE Publications.

Green, G. P., & Haines, A. (2016). Asset building & community development (4th ed.). SAGE Publications.

Green, G. P., & Haines, A. (2016). Asset building and community development (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Iswarawanti, D. N. (2010). Peran kader posyandu dalam upaya peningkatan status gizi anak balita di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 5(1), 15–20. Jakarta: Universitas Indonesia.

Kemenkes RI. (2011). Pedoman umum pengelolaan posyandu. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community's assets. Evanston, IL: Center for Urban Affairs and Policy Research, Northwestern University.

Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building Communities from the Inside Out: A Path Toward Finding and Mobilizing a Community’s Assets. Evanston, IL: Institute for Policy Research.

Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community’s assets. ACTA Publications.

Maryati, S., & Sudaryanto, B. (2018). Pemanfaatan pekarangan untuk meningkatkan konsumsi sayur dan buah di wilayah pedesaan. Jurnal Pangan dan Gizi, 13(2), 87–95. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Mathie, A., & Cunningham, G. (2003). From clients to citizens: Asset-based Community Development as a strategy for community-driven development. Development in Practice, 13(5), 474–486.

Mathie, A., & Cunningham, G. (2003). From clients to citizens: Asset-based community development as a strategy for community-driven development. Development in Practice, 13(5), 474–486. https://doi.org/10.1080/0961452032000125857

McKnight, J., & Block, P. (2010). The abundant community: Awakening the power of families and neighborhoods. Berrett-Koehler Publishers.

Nugraha, A., Rahayu, D., & Suryani, T. (2017). Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Jurnal Agribisnis Indonesia, 5(1), 45–54. Malang: Universitas Brawijaya.

Rukmana, R. (2015). Bertanam sayuran di pekarangan. Yogyakarta: Kanisius.

Russell, C. (2010). Asset-based community development (ABCD): Looking backward to look forward. ABCD Institute.

Russell, C., & Smeaton, T. (2009). From needs to assets: Charting a sustainable path towards development in Sub-Saharan African countries. ABCD Institute.

Sharpe, P. A., Greaney, M. L., Lee, P. R., & Royce, S. W. (2010). Assets-oriented community assessment. In M. Minkler & N. Wallerstein (Eds.), Community-based participatory research for health: From process to outcomes (pp. 185–204). Jossey-Bass.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. (2009). Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

WHO. (2018). Increasing fruit and vegetable consumption to reduce the risk of noncommunicable diseases. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2020). Constitution of the World Health Organization. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

27-10-2025

Issue

Section

Articles