Pemberdayaan Masyarakat Desa Tepal Melalui Inovasi Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi sebagai Sumber Energi Alternatif Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.15642/jicd.2025.5.2.62-75Abstract
Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar dunia dengan berbagai daerah yang memiliki potensi unggulan, salah satunya Desa Tepal, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Desa ini dikenal sebagai penghasil kopi arabika berkualitas dengan cita rasa khas yang telah menembus pasar internasional. Namun, di balik potensi tersebut, masih terdapat permasalahan serius berupa limbah kulit kopi yang belum dikelola secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan masyarakat sebagai subjek aktif dalam seluruh proses penelitian. Melalui pendekatan ini, masyarakat Desa Tepal tidak hanya menjadi objek penerima manfaat, tetapi turut berperan dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Kegiatan dilakukan melalui serangkaian lokakarya partisipatif, pelatihan teknis, serta aksi kolektif yang difokuskan pada pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi briket bioenergi sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kapasitas dan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah kopi secara produktif. Masyarakat mampu membentuk kelompok usaha bersama, mengembangkan keterampilan produksi briket, dan menciptakan peluang ekonomi baru berbasis potensi lokal. Selain berdampak pada pengurangan volume limbah dan pencemaran lingkungan, program ini juga berkontribusi terhadap penguatan kemandirian energi desa serta mendukung agenda transisi energi berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan metode PAR dalam pemanfaatan limbah kulit kopi di Desa Tepal tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan partisipasi warga, dan membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Downloads
References
Abdullah Faisol, D. (2005). , Metode dan Teknik Kuliah Kerja Nyata Transformatif: Implementasi Participatory Action Research (PAR) dan Participatory Rural Appraisal (PRA) Untuk Aksi Perubahan Sosial, (Surakarta: P3M STAIN Surakarta, 2005), hal. 58 59. 59–73.
Agus Afandi Dkk. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat.
Daffa Aufa Ihsan. (2024). 22642-59637-1-Pb. Inovasi Ekonomis Pengolahan Bio-Briket Berbahan Limbah Ampas Kopi Untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Di Pedesaan Garut, 2407 – 1846, 1–9.
Intyaswati, D., Tia Saputra, W., Maryam, S., & Setiadarma, A. (2025). Pembiasaan Sholat Dhuha untuk Pembentukan Karakter dan Disiplin Siswa Madrasah Ibtidaiyah Khoirul Huda Depok dengan Metode Participatory Action Research (PAR). Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 102–108. https://doi.org/10.70427/smartdedication.v2i1.155
Khoirun, N. N. L. (2023). Pemanfaatan limbah ampas kopi dan kulit kopi menjadi biobriket sebagai alternatif energi. Skripsi.
Purnamasari, R. T., & Wahyuni, H. (2021). Pendayagunaan Limbah Bunga Potong Krisan Dampak dari Pandemi Covid-19 untuk Pembuatan Pupuk Organik di Kota Surabaya. JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia), 6(1), 39–44. https://doi.org/10.33366/japi.v6i1.2329
Rahmat, A., & Mirnawati, M. (2020). Model Participation Action Research Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 6(1), 62. https://doi.org/10.37905/aksara.6.1.62-71.2020
Siswadi, & Syaifuddin, A. (2024). 111-125+Siswadi. Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD)Lamongan, 19(02), 111–125. https://doi.org/10.55352/uq
Siti, R., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2025). Teknik Pengumpulan Data. JISOSEPOL: JURNAL ILMU SOSIAL EKONOMI DAN POLITIK, 3(1), 39–47.
Sri Aulia Noprianti, N., Hamdi, H., & Yendri Sudiar, N. (2024). Analisis Pemanfaatan Biobriket Dari Limbah Kulit Kopi Sebagai Basis Pengembangan Energi Terbarukan: Artikel Review. Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy, 4(2), 1–9. https://doi.org/10.52158/jamere.v4i2.837
Wulandari, S., Fernandez, R., Yuwita, F., Sidik, G., Studi, P., Industri, T., Pertanian, F., Bengkulu, U., Studi, P., Perkopian, S., Pertanian, F., Bengkulu, U., Studi, P., Teknologi, M., Pertanian, I., Pertanian, F. T., Mada, U. G., & Korespondensi, P. (2025). www.agroteknika.id. 8(2), 263–275.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Islamic Community Development

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright & License
Copyright
Authors published in this journal agree to the following terms:
- The copyright of each article is retained by the author (s) without restrictions
- The journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions
- The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published work
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.


