Pendampingan Masyarakat Terdampak Lumpur Lapindo Dalam Menghadapi Bencana Banjir Desa Gempolsari Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.15642/jicd.2021.3.1.87-96Keywords:
kesiapsiagaan;, kelompok tangguh bencana;, banjir;Abstract
Penelitian ini menguraikan tentang permasalahan banjir di Desa Gempolsari yang menjadi masalah baru setelah bencana lumpur dan kurangnya kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Gempolsari untuk dapat tangguh menghadapi bencana banjir. Kesiapsiagaan masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko dampak dan kerugian akibat bencana. Penelitian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). PAR merupakan penelitian yang melibatkan secara aktif semua pihak-pihak yang relavan (stakeholders) dalam mengkaji tindakan yang sedang berlangsung (di mana pengamalan mereka sendiri sebagai persoalan) dalam rangka melakukan perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) menggunakan wawancara semi tersturktur, FGD, mapping, dan transect.
Penelitian dan pendampingan ini menghasilkan reformasi Kelompok Tangguh Bencana, kampanye dan pendidikan kebencanaan, penempelan poster, dan petunjuk jalur evakuasi. Kegiatan ini dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat serta membangun kesiapsiagaan masyarakat. Perubahan yang dicapai setelah adanya penelitian dan pendampingan ini adalah masyarakat menjadi lebih sadar bahwa bencana datang karena kelalaian mereka sendiri dalam menjaga lingkungan, masalah kebencanaan merupakan tanggung jawab bersama-sama, dan masyarakat pun sadar akan pentingnya pengurangan resiko bencana. Selain itu, masyarakat menjadi lebih mandiri dalam mengatasi masalah kebencanaan dan terbentuk kelompok tangguh bencana yang memiliki program berkelanjutan.
Downloads
References
Abdullah, I. (2006). Dialektika Natur, Kultur dan Struktur: Analisis Konteks, Proses dan Ranah dalam Konstruksi Bencana. Pengukuhan Jabatan Guru Besar Antropologi.
Afandi, A. (2014). Metodologi Penelitian Sosial Kritis. Surabaya: UIN Sunan Ampel Press.
Afandi, A. (2016). Modul Participatory Action Research (PAR): Untuk Pengorganisasian Masyarakat. Surabaya: LPPM UIN Surabaya.
Blackburn, D. J. (1989). Foundations and Changing Practices in Extension. Ontario: University of Guelph.
Ife, J. (1995). Community Development: Creating Community Alternatives, Vision, Analysis and Practice. Australia: Longman.
Maarif, S. (2012). Pikiran dan Gagasan Penanggulangan Bencana di Indonesia. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Puturuhu, F. (2015). Mitigasi Bencana dan Pengindraan Jauh. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Saputra, I. W., Ardhana, I., & Adnyana, I. W. (2016). Analisis Risiko Bencana Tanah Longsor di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Jurnal Ilmu Lingkungan (Journal of Environmental Science), 54-61.
Sukamto. (2015). Manajemen Antisipasi Bencana. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sukandarrumidi. (2010). Bencana Alam dan Bencana Anthropogene: Petunjuk Praktis untuk Menyelamatkan Diri dan Lingkungan. Yogyakarta: Kanisius.
Wiarto, G. (2017). Tangap Darurat Bencana Alam. Yogyakarta: Gosyen Publishing.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Muhammad Ismisyahriffi Edrial ZainCopyright & License
Copyright
Authors published in this journal agree to the following terms:
- The copyright of each article is retained by the author (s) without restrictions
- The journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions
- The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published work
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.


